Baca Juga: Perkuat Sinergitas, Polres Jombang Gelar Piramida Bersama Awak Media
Selain itu, seluruh kantor OPD dan kecamatan diwajibkan memasang display produk unggulan di lobi kantor sebagai bentuk dukungan pemasaran langsung.
Adapun program konkret yang akan dijalankan antara lain:
• Program“Bapak Asuh”: Kolaborasi dengan perusahaan ritel besar dan industri untuk membina klaster usaha kain sarung goyor, makanan olahan, dan keripik.
• 1 Dusun 1 Wirausaha Baru (WUB): Mendorong lahirnya wirausaha baru hingga tingkat dusun guna pemerataan ekonomi.
• Katalog Resmi Souvenir Pemkab Jombang: Penyusunan katalog dan pengisian marketplace lokal agar produk UMKM menjadi pilihan utama bagi tamu daerah dan OPD.
• Kerja Sama Travel Religi: Mengarahkan wisatawan, khususnya peziarah, untuk berbelanja di galeri resmi Dekranasda.
Dalam sambutan Bupati Jombang yang disampaikan Wakil Bupati Salmanudin, ditegaskan bahwa kepengurusan baru harus bergerak cepat menyelaraskan visi dengan program prioritas Pemkab Jombang tahun 2026.
Ia menekankan pentingnya kurasi ketat terhadap kualitas, kemasan, dan branding agar produk UMKM Jombang naik kelas dan layak menjadi oleh-oleh unggulan.
Menghadapi tantangan digitalisasi, Pemkab Jombang juga mendorong percepatan implementasi QRIS serta perluasan akses pasar melalui marketplace nasional dan lokal.
Perusahaan besar dan menengah diharapkan berperan aktif sebagai“Bapak Asuh”dengan memberikan pendampingan manajemen dan menyediakan etalase khusus bagi produk UMKM di gerai modern.
Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan penuh pemerintah daerah, Dekranasda Jombang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang mampu membawa perajin lokal menembus pasar yang lebih luas dan berdaya saing tinggi.***