"Informasinya nanti cair Maret. Tapi dari Rp200 juta itu, katanya yang diterima hanya sekitar Rp140 juta,"ujar AZ, Kamis (12/2/2026), dikutip dari Jatim.SuaraMerdeka.com.
Ia menyebut, dugaan pemotongan sebesar 30 persen dengan alasan untuk biaya laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan pajak.***