nasional

BAZNAS Sleman Studi Tiru ke BAZNAS Jombang, Pelajari Tata Kelola SDM dan Inovasi Program Zakat JOMBANG, MOCOSIK.COM – BAZNAS

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:46 WIB
BAZNAS Sleman belajar pengelolaan SDM dan inovasi program zakat di BAZNAS Jombang guna memperkuat pelayanan kepada masyarakat (slemanbaznas.go.id)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – BAZNAS Kabupaten Jombang menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman dalam penguatan tata kelola sumber daya manusia (SDM) serta pengembangan program inovatif pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Rombongan BAZNAS Kabupaten Sleman yang dipimpin Ketua BAZNAS Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., berjumlah 12 orang, terdiri dari empat pimpinan dan delapan staf pelaksana.

Ketua BAZNAS Kabupaten Jombang, Veri Rifdian Virdani, S.Sos., menyambut hangat kedatangan rombongan. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi awal terbangunnya kerja sama yang lebih erat antara kedua lembaga. 

Baca Juga: Bupati Jombang Sumbangkan Gajinya untuk Pemberdayaan Masyarakat Melalui Baznas, Segini Besarannya

"Kami berharap kunjungan ini menjadi sarana bertukar ilmu dan pengalaman. Insyaallah ke depan kami juga dapat bersilaturahmi ke Sleman untuk saling berbagi praktik baik. Apalagi kepengurusan kami juga masih relatif baru setelah dilantik pada Oktober 2025,"terangnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan BAZNAS Jombang. Menurutnya, suasana kekeluargaan selama kegiatan menjadi modal penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga.

Ia menjelaskan, pemilihan BAZNAS Jombang sebagai lokasi studi tiru dilakukan setelah melalui diskusi internal dan pemetaan kebutuhan organisasi. Hasilnya, BAZNAS Jombang dinilai memiliki keunggulan dalam pengelolaan SDM dan pengembangan program yang relevan dengan kebutuhan BAZNAS Sleman.

"Sebelum menentukan tujuan studi tiru, kami melakukan polling dan berdiskusi mengenai keilmuan yang ingin dipelajari untuk pengembangan BAZNAS Sleman. Ada dua alasan utama kami memilih BAZNAS Jombang, yakni manajemen SDM yang baik serta inovasi program yang terus berkembang. Semoga praktik-praktik baik yang kami pelajari dapat diterapkan di Sleman,"kata Muhyi.

Dalam kesempatan itu, Muhyi juga memperkenalkan jajaran pimpinan serta staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Sleman yang baru dikukuhkan sebagai bagian dari penguatan silaturahmi antar-BAZNAS.

Pada sesi pemaparan, Ketua BAZNAS Jombang menjelaskan profil kelembagaan dan struktur organisasi. Selanjutnya, Wakil Ketua II BAZNAS Jombang, As'ad, Ph.D., memaparkan berbagai program unggulan yang telah dikembangkan dalam delapan bulan terakhir.

Program tersebut meliputi bantuan pendidikan, program perlindungan sosial bagi marbot, BAZNAS Run sebagai inovasi filantropi dan penggalangan dana publik, serta Program Orang Tua Asuh yang menghubungkan satu donatur dengan satu anak untuk mendapatkan pendampingan pendidikan selama 12 bulan.

"Aspek pembinaan juga menjadi perhatian kami. Setiap bulan kami mengadakan pembinaan bersama Polres Jombang dan berbagai lembaga lainnya. Anak-anak tidak hanya menerima bantuan pendidikan, tetapi juga mendapatkan motivasi dan wawasan profesi sebagai bekal masa depan,"jelas As'ad.

Halaman:

Tags

Terkini