Sembilan Amalan Wanita Haid Saat Ramadhan, Salah Satunya Sedekah Subuh

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Rabu, 15 Maret 2023 | 07:00 WIB
beberapa jenis amalan yang dilarang bagi Wanita haid, seperti sholat, puasa, membaca Al-Quran, masuk masjid, (Pinterest)
beberapa jenis amalan yang dilarang bagi Wanita haid, seperti sholat, puasa, membaca Al-Quran, masuk masjid, (Pinterest)

 

MOCOSIK.COM - Ramadhan merupakan bulan suci bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama bulan ini, umat Muslim diwajibkan untuk melakukan ibadah puasa di siang hari dan menunaikan sholat tarawih di malam hari.

Namun, bagi wanita yang sedang haid, tidak semua amalan bisa dilakukan. Ada beberapa jenis amalan yang dilarang bagi wanita haid, seperti sholat, puasa, membaca Al-Quran, masuk masjid, dan lain sebagainya.

Namun, bukan berarti wanita haid tidak bisa beribadah dan mendapatkan lipatan pahala di bulan suci Ramadhan.

Berikut ini, akan disebutkan sembilan amalan wanita haid saat Ramadhan:

1. Sedekah Subuh

Sedekah subuh saat Ramadhan bisa dilakukan salah satunya dengan memberi makan makhluk hidup yang tinggal di jalanan, seperti memberi makan kucing liar. Pada waktu subuh, dua malaikat turun ke bumi untuk mendoakan orang-orang yang bangun di pagi hari. 

Baca Juga: Quotes Kata-Kata Berbahagia Menyambut Ramadhan 2023 untuk Dibagikan ke Story WA

Jadi, selepas sholat subuh jangan tidur dulu, ya! Awali hari dengan kegiatan bermanfaat serta berdoa agar aktivitas dimudahkan oleh Allah.

Bagaimana Cara Sedekah Subuh yang Tepat?
Niat supaya menjadi berkah, luruskan niat bahwa sedekah subuh adalah untuk menebar kebaikan yang lebih luas ke sekitarmu.

Saat ingin melakukan amalan ini, bacalah niat sedekah subuh berikut:

"Nawaitut taqoruba ilallahi ta’ala wattiqoaa ghadlabir rabbi jalla jalaluhu wattiqoa nari jahannama wattarakhkhuma‘ala ikhwani wa shilatur rahimi wa mu’awanatadh dlu’afai wa mutaba’atan nabiyyi shallallahu‘alaihi wa sallama wa idkholas sururi‘alal ikhwani wa daf’il balai‘anhu wa‘an sairil muslimina wal infaqo mimma razaqohullahu wa qohran nafsi wasy syaithoni".

Artinya:“Aku niat (bersedekah) untuk mendekatkan diri kepada Allah, menghindari murka Tuhan, menghindari api neraka jahanam, berbelas kasih kepada saudara dan menyambung silaturahmi, membantu orang-orang yang lemah, mengikuti Nabi Saw, memasukkan kebahagiaan pada saudara, menolak turunnya dari mereka dan semua kaum muslimin, menafkahkan rezeki yang diberikan oleh Allah, dan untuk mengalahkan nafsu dan setan.”

2. Siapkan tempat penyimpanan dana amal
Layaknya menabung

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Hukum Jika Meninggalkan Sholat Jumat karena Pekerjaan

Minggu, 2 Februari 2025 | 06:00 WIB

10 Kata-Kata Motivasi Islami Penuh Makna Part

Jumat, 17 Januari 2025 | 20:00 WIB
X