"Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya.
Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya.
Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, surga adalah benar (ada), neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari- Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar.
Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum.
Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau,"
Baca Juga: Syarat Puasa, Ajaran dan Bentuknya dalam Ajaran Islam
Ketentuan Rakaat Sholat Tahajud
Tidak ada batasan mengenai jumlah rakaat pengerjaan sholat tahajud. Namun, jika memungkinkan, bisa dengan sholat witir tiga rakaat atau satu rakaat setelah sholat Isya.
Mengutip dari buku Sholat Tahajud & Kebahagiaan oleh Abd Muqit, meski tidak ada batasan terkait jumlah rakaat sholat tahajud, sholat ini dikerjakan minimal dua rakaat. Alangkah baiknya seorang muslim mengerjakan sholat tahajud setiap malam meskipun hanya dua rakaat.
Walau begitu, tata cara sholat tahajud sesuai sunnah paling utama adalah sebelas rakaat, termasuk tiga rakaat sholat witir. Adapun, pelaksanaanya dapat dilakukan 4+4+3 (4 sholat tahajud+4 sholat tajahud+3 sholat witir). Selain itu, bisa juga 2+2+2+2 (sholat tajahud) +3 (sholat witir bisa 2+1 atau 3 sekaligus).
Niat Sholat Witir
Setelah selesai sholat tahajud, kita dianjurkan untuk melakukan sholat penutup yakni sholat witir. Rakaatnya ganjil, bisa satu atau tiga rakaat. Berikut bacaan niatnya:
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka'âtin mustaqbilal qiblati adâ'an lillâhi ta'âlâ
Artinya: "Aku menyengaja sholat sunnah shalat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta'ala,"
Artikel Terkait
Niat dan Tata Cara Melaksanakan Sholat Tarawih
Mengenal Niat Sholat Tahajud, Ketentuan dan Doanya