MOCOSIK.COM - Pentingnya perhatian terhadap pengembangan dan pemulihan Kawasan Kumuh di wilayah perkotaan, menjadi fokus utama Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Sumrambah menjelang masa purna tugas mereka.
Pada tahun 2023, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang, menetapkan prioritas untuk memperbaiki dua wilayah Kawasan Kumuh, di Kecamatan Kota, yaitu Desa Jombang dan Candimulyo.
Dalam upaya mengatasi permasalahan Kawasan Kumuh di sekitar Kali Bacin, yang terletak di pusat Kota Jombang, Dinas Perkim Jombang telah mengambil langkah-langkah penting.
Baca Juga: Akhir Masa Jabatan, Bupati dan Wabup Jombang Buka BULAGA ke 14 di Desa Tampingmojo
Sebab, kawasan ini sering menghadapi masalah drainase dan banjir saat musim hujan, memiliki rumah-rumah yang tidak layak huni, dan menghadapi persoalan pengelolaan sampah domestik yang belum tertangani.
Selain itu, kekurangan pasokan air bersih dan masalah sanitasi lingkungan, turut mengganggu estetika dan panorama di kota santri.
Dalam rangka mengatasi permasalahan ini, Dinas Perkim Jombang melalui Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP), telah menjalankan program Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT).
Program ini mencakup koordinasi dalam penyelesaian permasalahan Kawasan Kumuh yang melibatkan berbagai bidang perumahan, seperti program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSUU).
Disisi lain, program ini juga mencakup pembangunan jalan, perbaikan sistem drainase, penyediaan air bersih dan air minum, pengelolaan limbah domestik dan manajemen sampah.
Selain itu, program ini juga berfokus pada perubahan perilaku masyarakat dan pengembangan mata pencaharian di wilayah tertentu sebagai contoh teladan dalam penanganan Kawasan Kumuh secara menyeluruh.
Kepala Dinas Perkim Jombang, Agung Hariadi mengungkapkan, bahwa sejak dimulainya kompetisi pada bulan Maret 2022, mereka bersama Kelompok Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) mengusulkan konsep "URBAN FOOD FESTIVAL" di wilayah seluas 6,03 hektar, yaitu di Desa Jombang dan Candimulyo yang terbagi oleh sungai Kali Bacin.
"Selama pelaksanaan program ini, berhasil merenovasi 113 rumah yang sebelumnya tidak layak huni. Perbaikan jalan dan sistem drainase di Desa Candimulyo menjadi prioritas utama, karena wilayah ini sering menjadi penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD),"katanya.
Artikel Terkait
Bupati Jombang Terima Kunjungan Silaturahmi dari Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan
Anggota DPRD Provinsi Jatim Dra Rachmawati Peni Sutantri Gelar Reses di Desa Bandar Kedungmulyo Jombang
Ribuan Kader Demokrat Jombang Saksikan Nobar Pidato Politik Ketua Umum AHY Lovers
Setwan DPRD Jombang Sebut Anggaran Mamin Dewan dengan Harga Terukur dan Sesuai SOP
Hj Mundjidah Wahab Audiensi dengan KNEKS untuk Tingkatkan Sinergi Implementasi Program Jombang Jaga Halal