Ke depan, normalisasi saluran dinilai menjadi solusi jangka panjang. Namun, pelaksanaannya masih menunggu koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas serta kondisi cuaca yang lebih mendukung.
Sementara itu, Dinas Pertanian Jombang mencatat total sekitar 525 hektare sawah terdampak banjir, yang tersebar di Kecamatan Kesamben, Ploso, dan Plandaan.***
Artikel Terkait
Tanggul Saluran Induk Mrican Kanan Jebol, Dinas PUPR Jombang Lakukan Penanganan Darurat
Awal 2026, Dinas PUPR Nganjuk Tancap Gas Perbaiki Jalan di Sejumlah Titik Strategis
Dinas PUPR Jombang Perkuat Pemeliharaan Jalan Lewat Program Mandor Jalan
Dinas PUPR Jombang Gelar Pra Konsultasi Dokumen Kajian Teknis Permohonan SLF RS Bhayangkara
Dinas PUPR Jombang Gelar Forum Perangkat Daerah Bahas RKPD 2027 dan Konsultasi Publik