nasional

Terekam CCTV, Dua Begal Motor Perawat di IGD Puskesmas Lumajang Digulung Polisi

Senin, 25 Mei 2026 | 13:06 WIB
Nekat gasak motor perawat di IGD Puskesmas Lumajang, komplotan curanmor diringkus Polisi (Humas Polres Lumajang)

 

LUMAJANG, MOCOSIK.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jatim berhasil menggulung komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dua pelaku diringkus setelah nekat menggasak sepeda motor milik seorang perawat yang terparkir di teras ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Sumbersuko, Kabupaten Lumajang.

Tersangka utama yang bertindak sebagai joki berinisial E (36), warga Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, diringkus tim buser saat melintas di Jalan Raya Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jumat (22/5/2026) sore.

Sementara rekan sang joki yang bertindak sebagai eksekutor kunci T berinisial AF, juga telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Lumajang. 

Baca Juga: Polda Jatim Ungkap Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Lumajang, Satu Tersangka Diamankan

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, melalui Kasi Humas Ipda Suprapto, membenarkan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan taktis dari jaringan curanmor yang telah dipetakan kepolisian.

"Anggota yang sudah mengantongi identitas spesifik pelaku langsung melakukan pencegatan di jalan Desa Jatimulyo dan mengamankan tersangka E tanpa perlawanan,"katanya, Senin (25/5/2026).

Disembunyikan di Kebun Pakai Daun Pisang
Berdasarkan hasil interogasi mendalam, tersangka E mengakui seluruh komplotannya telah menjual sepeda motor Honda Scoopy warna biru-putih milik korban ke luar wilayah hukum Lumajang.

Menurutnya, modus penadah untuk mengelabui kejaran polisi pun tergolong unik sekaligus tradisional.

"Barang bukti sepeda motor milik perawat tersebut dilarikan dan dijual kepada seorang penadah di Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Oleh sang penadah, motor curian itu disembunyikan di tengah area perkebunan dengan cara ditutupi tumpukan daun pisang,"ungkap Ipda Suprapto.

Ipda Suprapto membeberkan, peristiwa kejahatan ini sejatinya terjadi pada 16 Maret 2025 lalu. Korban yang sedang berdinas memarkir kendaraannya sejak pukul 13.00 WIB.

Namun, saat hendak pulang sekitar pukul 16.30 WIB, korban mendapati motornya telah raib dan langsung memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) rumah sakit.

Dari rekaman CCTV puskesmas, kedua pelaku terlihat masuk ke area steril rumah sakit pada pukul 16.03 WIB dengan berboncengan mengendarai Honda Vario. 

Halaman:

Tags

Terkini