nasional

Dua Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Polda Jatim Terus Lakukan Identifikasi

Selasa, 4 Agustus 2026 | 10:16 WIB
Tim DVI Polda Jatim menyerahkan dua jenazah korban KM Mutiara Sentosa II kepada keluarga (Humas Polda Jatim)

 

 

SURABAYA, MOCOSIK.COM – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur menyerahkan dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II kepada pihak keluarga.

Hingga Selasa (4/8/2026), proses identifikasi terhadap korban lainnya masih terus dilakukan.

Dua korban yang telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing adalah Sri Indratmo Wijaya (47), warga Dukuh Lunggoh, Mojoagung, Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, serta Sari Sukoco (39), warga Jalan Kawi 08-A, Sidorejo Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan hingga saat ini Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi lima kantong jenazah yang diterima dari lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, dua jenazah telah diserahterimakan kepada keluarga untuk selanjutnya diantar ke rumah duka menggunakan ambulans RS Bhayangkara.

"Sampai hari ini, dua jenazah korban KM Mutiara Sentosa II telah diserahterimakan kepada pihak keluarga. Selanjutnya kami antar ke rumah duka masing-masing menggunakan ambulans dari RS Bhayangkara,"terangnya, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga: Sindikat Siber Internasional di Surabaya Dibekuk Polisi, 45 WNA Jadi Tersangka Penipuan

Mewakili keluarga besar Polda Jawa Timur, Kombes Abast turut menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban yang terdampak musibah tersebut.

"Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Polda Jatim, saya turut berduka cita dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan iman dan ketabahan,"ungkapnya.

Ia menjelaskan, Tim DVI Polda Jawa Timur akan terus melaksanakan proses identifikasi secara profesional, ilmiah, transparan, dan humanis hingga seluruh rangkaian Operasi DVI dinyatakan selesai.

"Upaya tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian identitas kepada seluruh keluarga korban,"tambahnya.

Dalam penanganan peristiwa ini, Polda Jawa Timur bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, mulai dari proses evakuasi hingga identifikasi korban.

Selain mendirikan posko evakuasi terpadu di lapangan, juga disiapkan Posko Antemortem (AM) dan Postmortem (PM) di RS Bhayangkara Surabaya untuk mendukung proses identifikasi medis dan forensik.

Halaman:

Tags

Terkini