"Walaupun KKHI Madinah berukuran lebih kecil daripada KKHI Makkah, tetapi tetap menyediakan pelayanan seperti rumah sakit dengan tenaga medis spesialis," jelas Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek.
Beberapa pelayanan spesialis yang tersedia di KKHI Madinah meliputi anestesi, bedah, pengobatan darurat, jantung dan pembuluh darah, penyakit dalam, paru-paru, saraf, ortopedi, dan kedokteran jiwa.
Seluruh pelayanan kesehatan ini merupakan upaya untuk mengurangi angka kematian jemaah haji Indonesia di Arab Saudi, serta memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah asal Indonesia.
"Harapannya, adalah jemaah haji yang menghadapi kendala kesehatan tetap dapat menjalankan seluruh rukun haji dan beribadah sesuai dengan tuntunan," tambahnya.***