"Kami juga tidak ingin hasil perhitungan proses Pemilu itu dipengaruhi oleh hacker. Saya ingatkan, itu bisa mengganggu kredibilitas hasil kerja KPU dan pemilu. Tentu kita tidak ingin hal itu terjadi,"imbuhnya.
Diakhir pernyataan, Sukamta meminta kepada seluruh stakeholder terkait untuk berkomitmen kuat, serta melakukan aksi nyata guna membenahi sistem keamanan maya, terutama berkaitan dengan aplikasi pemilu ini.
"Mohon Pimpinan (DPR) agar bisa diberikan support untuk membenahi sistem IT, sehingga bebas dari malware dan tidak bisa ditembus lagi oleh hacker,"pungkasnya.***
Artikel Terkait
Jelang Pemilu 2024, Ribuan Pasukan Linmas se Kabupaten Jombang Disiagakan! Ini Pesan Bupati Jombang
Wujudkan Pemilu 2024 Damai, Bupati Jombang Sugiat Apresiasi Sispamkota
Farid Fadjaruddin Sambut Pesta Demokrasi Pemilu 2024 dengan Menjunjung Tinggi Rasa Persatuan dan Kesatuan
Siap Amankan Pemilu 2023 - 2024, Polres Jombang Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Operasi Mantap Brata
Bawaslu dan Media Wujudkan Pemilu 2024 Damai, Guspardi Gaus: Mata Pena Media Jadi Senjata Ampuh untuk Edukasi Masyarakat